Sponsor

Minggu, 11 Desember 2016

ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT PARIDA

PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2005 Kata Kunci : Mencari Break Even Point Pada PT PARIDA
(x + 36)
Suatu perusahaan dikatakan break even apabila setelah dibuat perhitungan rugi – laba dari suatu periode kerja, perusahaan tidak memperoleh laba tetapi tidak menderita kerugian. Metode yang digunakan untuk menganalisis break even point ini juga mempunyai perhitungan sendiri yang mudah dipahami dan dimengerti. Selain itu analisis break even juga dapat digunakan untuk mengetahui berapa banyak produk yang harus dijual agar laba yang diinginkan dapat tercapai.
PT PARIDA adalah salah satu perusahaan yang menghasilkan lebih dari satu produk dan dari hasil perhitungan, diketahui bahwa nilai break even point PT PARIDA ialah pada kapasitas 1621 unit dengan komposisinya ialah 698 unit sepatu dan 923 unit sandal dan dalam Rupiah penjualan sebesar Rp 81.165.000 dan dari hasil perhitungan tersebut yaitu hasil perhitungan sepatu menunjukkan laba Rp 661.165 akan tetapi sandal menderita kerugian Rp 661.165 jadi tidak berarti kalau BEP hasil penjualan bersama akan berarti pula untuk masing - masing produk akan mencapai titik break even, melainkan terjadinya subsidi silang diantara kedua jenis produk tersebut. Sedangkan untuk produksi selanjutnya, perusahaan merencanakan laba sebesar Rp 20.000.000 dan untuk mencapai target yang diinginkan, perusahaan harus dapat menjual produksinya sebanyak 5027 unit dengan komposisinya adalah 2164 unit sepatu dan 2863 unit sandal dengan Rupiah penjualan sebesar Rp 251.685.000
Daftar Pustaka (1991 – 2005)
subject : penulisan ilmiah
download : http://adf.ly/if79m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar