PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2005 Kata Kunci : Analisis Selisih Biaya Tenaga Kerja Langsung
( viii + 48 )
Pada perusahaan industri manufaktur, pengendalian biaya sangatlah diperlukan. Salah satu cara untuk mengendalikan biaya adalah dengan menerapkan sistem harga pokok standar. Sistem harga pokok standar adalah sistem pembebanan harga pokok kepada produk atau jasa tertentu yang ditentukan dimuka dengan cara menentukan besarnya biaya standar dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik untuk mengolah satu- satuan produk atau jasa tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode analisis apa yang digunakan oleh PT. Gelora Aksara Pratama dalam selisih biaya tenaga kerja langsung dari ketiga metode yang ada, dan apakah terjadi selisih antara biaya standar dan sesungguhnya, apabila ada apakah selisih tersebut merupakan selisih laba atau rugi. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki standar perusahaan yang sebelumnya sudah ditetapkan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan ketiga metode yang digunakan untuk mencari selisih biaya tenaga kerja langsung, antara lain metode Satu Selisih, metode Dua Selisih, dan metode Tiga Selisih.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mencari selisih biaya tenaga kerja langsung, PT. Gelora Aksara Pratama menggunakan metode Dua Selisih, dan terjadi selisih yang merugikan antara biaya tenaga kerja langsung standar dengan yang sesungguhnya terjadi. Penulis menyarankan kepada PT. Gelora Aksara Pratama agar sebaiknya perusahaan menggunakan metode Tiga Selisih dalam menganalisis selisih biaya tenaga kerja langsung supaya memudahkan perusahaan mencari sebab-sebab terjadinya selisih yang merugikan dan mengatasinya dengan keputusan-keputusan manajemen yang tepat.
subject : penulisan ilmiah
download : http://adf.ly/ifKeZ
( viii + 48 )
Pada perusahaan industri manufaktur, pengendalian biaya sangatlah diperlukan. Salah satu cara untuk mengendalikan biaya adalah dengan menerapkan sistem harga pokok standar. Sistem harga pokok standar adalah sistem pembebanan harga pokok kepada produk atau jasa tertentu yang ditentukan dimuka dengan cara menentukan besarnya biaya standar dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik untuk mengolah satu- satuan produk atau jasa tertentu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode analisis apa yang digunakan oleh PT. Gelora Aksara Pratama dalam selisih biaya tenaga kerja langsung dari ketiga metode yang ada, dan apakah terjadi selisih antara biaya standar dan sesungguhnya, apabila ada apakah selisih tersebut merupakan selisih laba atau rugi. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki standar perusahaan yang sebelumnya sudah ditetapkan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan ketiga metode yang digunakan untuk mencari selisih biaya tenaga kerja langsung, antara lain metode Satu Selisih, metode Dua Selisih, dan metode Tiga Selisih.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mencari selisih biaya tenaga kerja langsung, PT. Gelora Aksara Pratama menggunakan metode Dua Selisih, dan terjadi selisih yang merugikan antara biaya tenaga kerja langsung standar dengan yang sesungguhnya terjadi. Penulis menyarankan kepada PT. Gelora Aksara Pratama agar sebaiknya perusahaan menggunakan metode Tiga Selisih dalam menganalisis selisih biaya tenaga kerja langsung supaya memudahkan perusahaan mencari sebab-sebab terjadinya selisih yang merugikan dan mengatasinya dengan keputusan-keputusan manajemen yang tepat.
subject : penulisan ilmiah
download : http://adf.ly/ifKeZ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar